UWIKA Surabaya menyelenggarakan kegiatan Monev Internal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

2021-11-25 12:11:03

LPPM UWIKA Surabaya menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) internal terhadap dua hasil penelitian dan satu hasil pengabdian masyarakat (abdimas) pada hari Jumat (12/11-21). Kepala LPPM UWIKA Surabaya, Leonardus Setia Budi Wibowo, Ph.D. didampingi oleh Yoga Alif Kurnia Utama, S.ST., M.T. sebagai koordinator Sentra HAKI dan Layanan Masyarakat menjelaskan, “Hibah DIKTI tahun anggaran 2021 yang diterima oleh UWIKA yaitu dua hasil penelitian terdiri dari satu penelitian dasar tunggal dan satu penelitian terapan jamak, serta satu pengabdian masyarakat yang merupakan program kemitraan masyarakat. Melalui kegiatan monev internal ini, kami dapat memantau hasil luaran penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan”.

Kegiatan monev internal di laksanakan di Universtas Narotama dengan reviewer Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST., M.T., IPM. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan monev dilaksanakan oleh 3 dosen, yang terdiri dari Penelitian Dasar Tunggal dengan judul “Pengembangan Model Kapasitas Dinamis Kampung Perkotaan dalam menuju Sustainable Green City (Studi Kasus Kota Surabaya)” oleh Filipus Priyo Suprobo, S.T., M.T., Penelitian Terapan Jamak dengan judul “Interpretasi Naïve Bayes untuk Klasifikasi Berita Hoax dalam Bahasa Indonesia pada Sosial Media Guna Mereduksi Distorsi Informasi pada Remaja” oleh Yulius Hari, S.Kom., MBA., M.Kom., dan Pengabdian Masyarakat dengan judul “Program Kemitraan Masyarakat Guru SMA YPPI 2 melalui Transformasi Teknologi PJJ di Masa Pandemi Covid-19 oleh Drs. Darmanto, M.Sc.”
 

“Kegiatan monev internal sangat membantu para peneliti dan pengabdi untuk mempersiapkan luaran penelitian dan pengabdian dalam bentuk seminar, jurnal, dokumentasi video, publikasi media dan capaian dengan mitra. Tahapan selanjutnya, setelah melalui kegiatan monev internal para tim peneliti dan pengabdi akan bersiap mengikuti monev eksternal oleh kemenristekdikti,” tandas Leonardus.